Gunung Anak Krakatau Erupsi Hebat, Hujan Abu Guyur Pandeglang Hingga Jakarta! Ini Imbauan Resmi BPBD
![]() |
| Ilustrasi erupsi gunung anak krakatau |
BANTEN, INFOKUARI.COM — Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali memicu kepanikan dan kewaspadaan ekstra di masyarakat. Terhitung sejak Jumat (4/9/2026), gunung berapi yang terletak di Selat Sunda ini dilaporkan terus mengalami erupsi menerus.
Erupsi tersebut disertai suara gemuruh serta lontaran material pijar menyerupai lava fountain (air mancur lava). Saat ini, PVMBG menetapkan status Gunung Anak Krakatau berada di Level III (Siaga).
Warga Banten Mulai Rasakan Dampak Langsung Dampak erupsi ini langsung dirasakan oleh warga di kawasan pesisir Banten. Hujan abu vulkanik terkonfirmasi telah mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang, terutamanya di Kecamatan Jiput dan kawasan Carita.
Berdasarkan kesaksian warga di lapangan, paparan abu vulkanik tidak hanya mengotori permukiman, tetapi juga mulai mengganggu kesehatan.
"Selain getaran yang terasa di dalam rumah, debu erupsi dari Gunung Anak Krakatau juga mulai terasa di wilayah Jiput," tutur Bahrul, salah satu warga Kabupaten Pandeglang. Bahrul menambahkan bahwa ia merasakan matanya sangat perih saat berkendara menggunakan sepeda motor menuju rumahnya akibat debu silika yang bertebaran.
Sebaran Meluas, Bandara Sempat Ditutup Pergerakan angin membawa material abu vulkanik menyebar semakin jauh. Ketinggian kolom debu vulkanik berisiko membubung melintasi sektor barat daya hingga barat laut. Kondisi ini menyebabkan endapan debu mikro terdeteksi mulai menempel di kendaraan dan berbagai fasilitas luar ruang di beberapa titik di DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Lampung.
Imbasnya, sektor penerbangan sempat mengalami kelumpuhan. Sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Radin Inten II di Lampung terpaksa dibatalkan karena terdampak sebaran debu ini. Selain itu, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) juga dilaporkan sempat ditutup sementara (hingga pukul 09.30 WIB) demi menjaga keselamatan penerbangan.
Instruksi Keselamatan dari BPBD dan TNI Merespons situasi darurat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang segera mengeluarkan sejumlah imbauan krusial bagi keselamatan warga:
- Wajib Gunakan Masker: BPBD menekankan agar seluruh warga memakai masker saat harus beraktivitas di luar rumah, mengingat paparan abu vulkanik dapat mengganggu kesehatan pernapasan jika terhirup, atau mengiritasi mata dan kulit.
- Hati-hati Berkendara: Ketebalan abu di udara dapat mengurangi jarak pandang secara signifikan, sehingga pengendara diminta ekstra waspada di jalan raya.
Di sisi lain, Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, telah menyiagakan personelnya sekaligus memberikan arahan agar masyarakat Lampung dan sekitarnya untuk tetap tenang. Masyarakat diimbau keras agar tidak mudah terpancing oleh informasi hoaks atau isu-isu yang tidak terverifikasi, khususnya yang mengaitkan fenomena ini dengan potensi tsunami.
Sebagai langkah antisipasi yang mutlak ditaati, masyarakat dilarang keras beraktivitas atau mendekati kawah aktif Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 kilometer. Untuk perkembangan laporan terkini, warga diminta hanya memantau informasi resmi melalui Pos Pengamatan Gunung Krakatau atau menggunakan aplikasi MAGMA Indonesia dari PVMBG.
Daftar Link Sumber Berita (Referensi Spesifik):
- Detik News: "Hujan Abu Erupsi Anak Krakatau, Warga Pandeglang Diimbau Pakai Masker" - https://news.detik.com/berita/d-8650290/hujan-abu-erupsi-anak-krakatau-warga-pandeglang-diimbau-pakai-masker
- Detik News: "Pandeglang Diguyur Hujan Abu Usai Gunung Anak Krakatau Erupsi" - https://news.detik.com/berita/d-8650202/pandeglang-diguyur-hujan-abu-usai-gunung-anak-krakatau-erupsi
- Tribun Medan: "Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangdam Siagakan Pasukan, Warga Diminta Tetap Tenang" - https://medan.tribunnews.com/news/1809921/erupsi-gunung-anak-krakatau-pangdam-siagakan-pasukan-warga-diminta-tetap-tenang
- Kaldera News: "Eskalasi Erupsi Gunung Anak Krakatau Meluas ke Jakarta-Jabar, Bandara Soetta Lumpuh" - https://www.kalderanews.com/2026/09/eskalasi-erupsi-gunung-anak-krakatau-meluas-ke-jakarta-jabar-bandara-soetta-lumpuh/
