Kasus DBD di Sumsel Capai 2.149, Palembang Tertinggi dengan 619 Kasus
![]() |
| Iluatrasi: gambar kasus DBD di sumatra selatan-ilustrasi infokuari |
PALEMBANG, Infokuari – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan mencatat 2.149 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di 17 kabupaten dan kota sepanjang 1 Januari hingga 14 Juli 2026. Dari jumlah tersebut, 15 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara Kota Palembang menjadi wilayah dengan kasus terbanyak.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, Ira Primadesa Ogatiyah, menjelaskan bahwa hingga 14 Juli 2026, Palembang mencatat 619 kasus DBD dengan satu kematian. Setelah Palembang, jumlah kasus tertinggi tercatat di Muara Enim sebanyak 440 kasus dengan empat kematian, disusul Ogan Ilir 185 kasus, Lubuklinggau 139 kasus, Banyuasin 129 kasus, Lahat 128 kasus, dan OKU Timur 118 kasus.
Berdasarkan tren bulanan, jumlah kasus DBD di Sumatera Selatan sempat mengalami penurunan sejak awal tahun. Namun, pada Juni kembali terjadi peningkatan sehingga pemerintah daerah tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti.
Dinas Kesehatan Sumsel juga mengingatkan bahwa fenomena El Niño yang diperkirakan menguat pada periode Juli hingga September 2026 berpotensi memengaruhi perkembangan penyakit yang ditularkan melalui vektor. Kondisi cuaca yang lebih panas dapat mempercepat siklus hidup nyamuk sehingga risiko penularan dengue perlu diantisipasi sejak dini melalui upaya pencegahan yang konsisten.
Untuk menekan penyebaran DBD, pemerintah terus mendorong pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah penyimpanan air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, serta melakukan langkah pencegahan tambahan sesuai anjuran petugas kesehatan. Selain itu, distribusi larvasida, pengendalian vektor, dan kesiapan layanan kesehatan juga terus diperkuat.
Fakta Singkat
- Periode data: 1 Januari–14 Juli 2026.
- Total kasus DBD: 2.149 kasus.
- Jumlah kematian: 15 orang.
- Wilayah dengan kasus terbanyak: Kota Palembang (619 kasus).
- Sumber data: Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan.
Status Verifikasi
Terverifikasi.
Seluruh data utama dalam artikel ini berasal dari keterangan resmi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan yang dipublikasikan melalui media kredibel dan didukung informasi mengenai kondisi musim kemarau dari BMKG.
Source Sekunder
-
Detik Sumbagsel – Demam Berdarah di Sumsel Capai 2.149 Kasus, 15 Orang Meninggal
- BMKG Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan – Mengantisipasi Karhutla di Tengah Puncak Musim Kemarau
Catatan Redaksi: Data kasus DBD bersifat dinamis dan dapat berubah seiring pembaruan laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan.

Komentar
Posting Komentar