Malaysia, Ekonomi Tumbuh Sekitar 6 persen di kuartal II-2026, Didorong Ekspor E&E dan Permintaan AI
![]() |
| Ilustrasi gambar pelabuhan kontainer Malaysia yang mencerminkan aktivitas ekspor elektrik dan elektronik yang mendorong pertumbuhan ekonomi. |
Ekonomi Malaysia tumbuh sekitar 6 persen pada kuartal II-2026, melampaui perkiraan konsensus dan pemerintah sebesar 5,8 persen. Pertumbuhan itu utamanya ditopang ekspor produk elektrik dan elektronik (E&E) yang kuat. Permintaan terkait kecerdasan buatan (AI) disebut menjadi salah satu pendorong utama.
Menurut laporan The Star, permintaan AI dan penimbunan stok akibat ketegangan geopolitik ikut mendorong angka ekspor. Kendati kuartal kedua kuat, Bank Negara Malaysia (BNM) mempertahankan proyeksi pertumbuhan setahun penuh 2026 di kisaran 4 sampai 5 persen. Pelemahan diperkirakan terjadi pada paruh kedua tahun ini.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menekankan stabilitas politik sebagai prioritas utama pemerintah. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan yang dimuat The Star terkait kerja sama pemerintahan dengan Barisan Nasional. Ia disebut menilai stabilitas menjadi prasyarat keberlanjutan pertumbuhan ekonomi.
Data kuat di kuartal kedua datang setelah ekspor E&E mengalami lonjakan, seiring bertambahnya permintaan global akan komponen elektronik untuk pusat data dan perangkat AI. Penimbunan oleh sejumlah importir menjelang potensi perubahan kebijakan dagang disebut turut menopang angka tersebut.
Meski demikian, ekonomi Malaysia diperkirakan melambat pada semester kedua seiring normalisasi permintaan dan basis yang tinggi. BNM disebut tetap mencermati perkembangan global, termasuk suku bunga dan pergerakan nilai tukar. Proyeksi tengah tahun itu disebut menjadi panduan pasar ke depan.
Hingga berita ini ditulis, pemerintah Malaysia belum merevisi target pertumbuhan resmi. Bank sentral disebut akan memperbarui penilaian pada rilis kebijakan moneter berikutnya.
Langkah berikutnya, BNM dan pemerintah Malaysia mencermati data semester kedua, dengan fokus pada dampak permintaan global terhadap ekspor E&E dan stabilitas politik dalam negeri.
Sumber: Growth Holds Firm but Likely to Slow in 2H; Stability Our Utmost Priority — 17 Agustus 2026

Komentar
Posting Komentar