Sorotan Memuat artikel terbaru...

Iklan

Korban Gempa Flores Bertambah Jadi 53 Meninggal, Ribuan Mengungsi dan 29 Desa Masih Alami Gangguan Listrik

🎵 Menemani membaca: — Pilih suasana —
Text Size Calculating... read
ads
Penanganan pasca-gempa M 7,7 di Flores NTT
Ilustrasi kondisi lapangan pasca gempa M 7,7 di kawasan Flores NTT, posko pengungsian, rumah rusak parsial, dan petugas pemulihan listrik.


Jumlah korban meninggal akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, naik menjadi 53 orang per Senin, 17 Agustus 2026. Angka itu bertambah dari laporan sebelumnya yang menyebut 47 orang meninggal. Sebanyak 137 orang dilaporkan luka-luka.

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dikutip Tribun Jogja, sebanyak 5.488 warga mengungsi di posko terpusat dan 171 orang mengungsi mandiri. Pendataan korban disebut masih terus berjalan karena sejumlah wilayah terdampak sulit diakses. Gempa juga merusak rumah dan fasilitas umum di beberapa kabupaten di Flores.

Salah satu persoalan yang masih dihadapi adalah pemulihan listrik. Berdasarkan informasi yang dikutip Liputan6.com, sekitar 29 desa di kawasan terdampak masih belum pulih aliran listriknya karena akses sulit dan wilayah terisolasi akibat gempa serta longsor. PLN disebut mempercepat pemulihan jaringan dan sebagian besar pasokan listrik telah kembali beroperasi.

Pemerintah pusat turun tangan menyalurkan bantuan. Sebagaimana diberitakan Antara, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah memerintahkan pengiriman 50.000 paket sembako bagi korban gempa NTT. Bantuan logistik disebut diangkut ke wilayah terdampak secara bertahap.

Kondisi lapangan, berdasarkan laporan media, menunjukkan banyak rumah warga yang retak dan sebagian atapnya rusak, bukan kehancuran total. Warga banyak bertahan di posko pengungsian sambil menunggu pemeriksaan bangunan. Tim pencarian dan pertolongan disebut masih melakukan evakuasi di sejumlah titik.

Dampak lain, akses jalan di beberapa lokasi terputus akibat longsor yang dipicu gempa. Alat berat dikerahkan untuk membuka kembali jalur distribusi bantuan. BMKG mengingatkan potensi gempa susulan masih ada meski peringatan tsunami telah dinyatakan berakhir pada hari sebelumnya.

Hingga berita ini ditulis, angka korban dan kerusakan masih dapat berubah seiring pendataan. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap gempa susulan dan tidak kembali ke bangunan yang rusak.

Langkah berikutnya, BPBD bersama TNI, Polri, dan kementerian terkait melanjutkan pencarian korban, pendistribusian bantuan, dan percepatan pemulihan listrik di desa-desa terisolasi.

Sumber: Update Data Korban dan Kerusakan Gempa Flores: 53 Meninggal; BNPB: Korban Meninggal Gempa Bumi M7,7 NTT Capai 47 Jiwa; Tembus Akses Terisolir, PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascagempa NTT; Seskab Teddy: Presiden Kirim 50 Ribu Paket Sembako Korban Gempa NTT — 17 Agustus 2026


ads

Komentar

Untuk Mu
Memuat artikel bisnis...
Pilihan

Iklan

Tools

Memuat Alat...

Novel

Menata rak novel...

Tips
Memuat tips bermanfaat...

Baca halaman ini dalam bahasa lain