Nas Daily, Dari perjalanan populer hingga runtuhnya kepercayaan
![]() |
| Photo: Nusein yassin's sumber : mountstudio.com.sg |
Nuseir Yassin, yang dikenal dengan nama Nas Daily, mulai menarik perhatian luas pada akhir tahun 2016 dengan kebiasaan menyajikan cerita singkat setiap hari. Namun seiring berjalannya waktu, muncul pandangan beragam terhadap cara kerja dan isi yang disampaikan.
Salah satu peristiwa utama terjadi tahun 2021 di Filipina terkait program pelatihan yang dikaitkan dengan Apo Whang‑Od. Komisi Nasional Masyarakat Adat menyatakan persetujuan tidak disampaikan secara lengkap maupun melibatkan musyawarah kelompok adat (GMA Network / NCIP, 29 Agustus 2021; Inquirer.net). Kegiatan dihentikan setelah protes keluarga dan tokoh adat (Wikipedia, Whang‑Od Academy; Philstar / Interaksyon, 5 Agustus 2021).
Tahun 2023, uraian mengenai Canggu‑Bali dinilai terlalu umum dan kurang mewakili seluruh pulau; ada yang menganggap sekadar pengalaman pribadi, namun banyak yang menilai kurang peka budaya (The Bali Times; IDN Times, 13‑16 Februari 2023). Selain itu muncul keluhan pemakaian karya tanpa izin atau penyebutan sumber, bertentangan dengan aturan UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Pola keluaran harian mempersempit waktu penelitian dan pengecekan fakta. Hal tampak jelas saat membahas konflik Timur Tengah: sebagian menilai sederhana dan mudah diikuti, namun banyak ulasan media independen menyebut penyajian kurang mendalam dan kurang seimbang (berbagai liputan terbuka 2018‑2025). Ada juga pertanyaan mengenai batas informasi murni dan kerja sama komersial atau penggalangan dana yang dilakukan.
Hingga pertengahan 2026, usaha berlanjut ke Nas.com / Nas.io dan layanan pendidikan, namun kepercayaan sebagai penyaji berita‑pengetahuan menurun bagi banyak pihak (Foundry, April 2026; Pengumuman Resmi Perusahaan).
Kisah ini menjadi bahan kajian bagi penulis, pengelola situs, wartawan, pendidik dan pembuat isi: pentingnya menyeimbangkan kecepatan dan ketelitian, menghormati hak pihak lain, serta menjaga kejelasan — sesuai standar seperti Kode Etik Jurnalistik SPJ.
Daftar Sumber Lengkap :
1. GMA Network / NCIP — Pernyataan Penyelidikan, 29 Agustus 2021
2. Philstar / Interaksyon — Pemberhentian Program, 5 Agustus 2021
3. Wikipedia — Entri Whang‑Od Academy, diperbarui 2025
4. IDN Times / The Bali Times — Tanggapan Pernyataan Bali, 13‑16 Februari 2023
5. UU Nomor 28 Tahun 2014 — Hak Cipta RI
6. Society of Professional Journalists — Pedoman Etika
7. Nas.com — Informasi Perkembangan Usaha hingga 2026
8. Foundry — Data Pembiayaan & Pengembangan, April 2026
9. Photo Nuseir Yassins sumber: mountstudio.com.sg


Komentar
Posting Komentar